Rabu, 15 Mei 2013

PROPOSAL MENDIRIKAN RUMAH BERSALIN


PROPOSAL

MENDIRIKAN RUMAH BERSALIN

 










Disusun Oleh :


Nama                            :
Program Keahlian     :



SEKOLAH
KECAMATAN TERBANGGI BESAR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH
TAHUN PELAJARAN 2012/2013
LEMBAR PENGESAHAN



Judul               : Proposal “MENDIRIKAN RUMAH BERSALIN”
Nama               :
Kelas               :

Proposal ini telah diterima dan disahkan pada :
Hari                 :
Tanggal           :


Oleh :
Ketua Jurusan/ Ka. Prog.                                                                              Guru Pembimbing



  






Mengetahui,
Kepala
















ii
KATA PENGANTAR



            Puji syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunian-Nya sehingga Proposal Usaha ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya.

            Penyusunan proposal ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Pelajaran Pemasaran pada SMK PGRI 1 Terbanggi Besar, Tahun Pelajaran 2012/2013.

            Saya menyadari bahwa dalam penyusunan proposal ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat saya harapkan, dan semoga proposal saya ini dapat bermanfaat bagi kita semua.



Terbanggi Besar,                     2013

















iii
DAFTAR ISI



HALAMAN JUDUL ……………………………………………………………………….    i
LEMBAR PENGESAHAN ………………………………………………………………..   ii
KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………..  iii
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………………..  iv
BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang …………………………………………………………………… 1
1.2  Visi Dan Misi …………………………………………………………………….. 2
BAB II ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA
2.1 Susunan Tugas Operasional ……………………………………………...………  3
2.2 Aspek-Aspek Pendukung …………………………………...……………………  4
BAB III ASPEK FINANSIAL /  MODAL ………………………………………………… 7
BAB IV PENUTUP ………………………………………………………………………..  11

















iv
BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar belakang
Kesehatan adalah merupakan factor yang paling dominant dalam kehidupan masyarakat kita, untuk itu diperlukan suatu lembaga atau balai yang bias menangani pelayanan di bidang kesehatan.
Sebagai warga yang sedang berkembang, sampai saat ini kita masih menghadapi banyak permasalahan kesehatan masyarakat. Dalam rangka upaya menanggulangi permasalahan kesehatan tersebut pemerintah telah berupaya mengembangkan berbagai macam kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat, pelayanan tersebut selain dilaksanakan di sarana kesehatan milik pemerintah juga sarana pelayanan milik swasta atau masyarakat sendiri.
Sistem kesehatan disusun untuk mendapatkan hasil guna kesehatan masyarakat secara maksimal dengan cara mengefektifkan semua sumber daya manusia yang tersedia, juga diperlukan adanya hubungan secara berjenjang dari tingkat yang tertinggi hingga tingkat yang leih rendah dalam kaitan kualitas pelayanan masyarakat. Disadari masih cukup banyak kendala yang harus diatasi untuk menjamin berhasilnya berbagai pelayanan kesehatan tersebut.
Dalam kemajuan zaman di era globalisasi ini masyarakat indonesia semakin perduli dan sadar akan pentingnya kesehatan dan tingkat pemanfaatan unit pelayanan kesehatan semakin meningkat pula. Masyarakat di daerah inipun juga sadar akan pentingnya kesehatan itu sehingga memerlukan tempat pelayanan kesehatan, namun sayangnya di daerah ini belum terdapat tempat pelayanan kesehatan yang mudah di jangkau. Apabila masyarakat ingin berobat atau sekedar berkonsultasi kepada petugas kesehatan, warga harus menempuh jarak yang agak jauh dari tempat tinggal mereka. Jarak ini terkadang membuat warga menjadi kembali acuh akan kesehatan, mereka tidak menghubungi petugas kesehatan atau mengunakan tempat pelayanan kesehatan sebelum mereka benar-benar sakit yang tidak bisa mereka tahan lagi atau setelah sakit yang mereka alami terjadi lama, sehingga setelah menggunakan tempat pelayanan kesehatan mereka sudah dalam keadaan sakit yang sudah dalam stadium lanjut.
Oleh karena itu saya ingin membagun suatu tempat pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau oleh warga sehingga warga dapat lebih mudah menjangkau tempat pelayanna kesehatan dan di harapkan warga dapat mencegah kemungkinan penyakitnya menjadi lebih parah atau untuk mengurangi kemungkinan komplikasi yang dapat ditimbulkan. Tingkat kesehatan warga akan meningkat dan seiring dengan itu kesejahteraannya juga akan meningkat pula. 
1
B. Visi, Misi, Maksud dan Tujuan
Visi        : Menyehatkan masyarakat dan memasyarakatkan kesehatan
Misi        :
1.      Sebagai tempat masyarakat untuk mengkonsultasikan masalah kesehatan yang mereka alami.
2.      Sebagai mitra Pemerintah dalam memberikan pelayanan prefentif dan kuratif serta rehabilitatif.
3.      Sebagai wujud pengabdian pada masyarakat dengan ikut serta dalam usaha warga untuk meningkatkan derajad kesejahteraan melalui peningkatan kesehatan.
4.      Menjalankan pengobatan sesuai prosedur, berkualitas dan dapat terjangkau oleh semua kalangan masyarakat.
5.      Memberikan pelayanan medis dasar yang berbasis Murah Terjangkau
Maksud dan tujuan  Rumah Bersalin KASIH BUNDA adalah :
1.    Meningkatkan derajat kesehatan jasmani dan rohani.
2.    Meningkatkan dan memberdayakan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang paramedik
3.    Meningkatkan kehidupan social ekonomiMemberikan pelayanan kepada masyarakat dalam idang kesehatan.

















2
BAB II
ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA
Rumah Bersalin KASIH BUNDA memiliki tenaga kerja yang terdiri dari
1. Dokter penanggung jawab
2. Dokter jaga
3. Manager
4. Bidan 6 orang
5. Cleaning service 2 orang ( merangkap menjadi penjaga malam)
A. Susunan Tugas Operasioal
1. Direktur
•    Bertugas sebagai pemimpin dari Rumah Bersalin KASIH BUNDA tersebut, agar segala macam kegiatan yang direncanakan dapat tercapai dan dapat mencapai sasaran.
•    Mengatur dan bertanggung jawab terhadap kinerja bawahannya.
•    Donatur tetap setiap acara yang diadakan Balai Pengobatan

2. Manager
•    Menentukan dan mengatur pembagian tugas karyawan.
•    Merumuskan pokok-pokok kebijaksanaan dalam bidang produksi/pelayanan, pemasaran, dan keuangan.
•    Bertanggung jawab dalam menyeleksi tenaga kerja yang mau bekerja di RB
•    Menjalin relasi dengan pihak lain dalam setiap kegiatan yang dilakukan RB
•    Mengatur pemasukan dan pengeluaran keuangan RB

3. Dokter Penanggung Jawab
•    Bertanggung jawab atas semua kegiatan di Rumah Bersalin KASIH BUNDA
•    Bertanggungjawab terhadap pelaksanan pengobatan
•    Berperanserta melayani pasien dalam pengobatan
•    Memberikan pelimpahan/penjelasan kerja pada bawahannya (dr. Pelaksana)
•    Melakukan kunjungan rumah ( home care)

4. Dokter Pelaksana
•    Melayani pasien sesuai tugas
•    Memberikan konseling sesuai dengan permasalahan kesehatan yang di alami pasien
•    Bergantian sif dengan dr. Penanggung jawab dalam bertugas
•    Melakukan kunjungan rumah ( home care)











3

5. Bidan Profesional
•    Melakukan kunjungan rumah/homecare
•    Melakukan asuhan kebidanan
•    Mengontrol tindakan yang dilakukan oleh bidan vokasional
•    Mengatur pelaksanan kegiatan kebidanan di RB
•    Bertanggung jawab atas pembukuan keuangan harian
•    Bertugas setiap hari untuk menerima pasien/administrasi
•    Memberikan obat kepada pasien berdasarkan resep dokter
•    Melakukan tindakan kebidanan pada pasien
•    Melakukan kunjungan rumah bersama bidan profesonal/dokter bila di perlukan

6. Cleaning service
•    Sebagai tenaga yang memberikan kenyamanan dengan menjamin kebersihan ruangan Balai pengobatan
•    Membersihkan peralatan dan ruangan di RB
•    Sebagai penjaga malam RB

B.ASPEK-ASPEK PENDUKUNG
ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN
a)    PRODUK / JASA YANG DIHASILKAN
KEUNGGULAN YANG DIMILIKI
Produk yang kami jual adalah pelayanan kesehatan yang diberikan pada masyarakat. Keunggulan dari RB kami adalah pelayanan kesehatan dilakukan oleh dokter yang profesional dan memiliki Surat Ijin Praktek yang bekerja pada jam praktek. Selain itu RB KASIH BUNDA juga melayani pembelian Khitan dan konsultasi KB yang akan dilayani oleh bidan yang jaga maupun dokter jaga setiap hari.

b)    GAMBARAN PASAR
v     DATA PENGHASILAN PASIEN BERKUNJUNG (1 – 5 TAHUN YANG AKAN DATANG)
Penurunan atau kenaikan pasien yang berkunjung biasanya disebabkan oleh cuaca, hari biasa/ hari keagamaan, dll. Dan biasanya kenaikan jumlah pasien yang berkunjung terjadi pada hari raya keagamaan, hal ini terjadi karena arus mudik. Selain itu perubahan cuaca yang terjadi juga menyebabkan kondisi kesehatan masyarakat bisa terganggu, dan mereka berkunjung ke RB.



4
v     KEGIATAN PEMASARAN DAN PROMOSI YANG AKAN DILAKUKAN
PERSONAL SELLING
Personal selling adalah interaksi antar individu, saling bertemu, muka yang ditujukan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai dan mempertahankan hubungan pertukaran yang saling menguntungkan dengan pihak lain. Di klinik sehat sejahtera, kami melakukan personal selling dengan cara pelayanan yang diberikan dokter kepada pasien dilakukan semaksimal mungkin dan menggunakan bahasa komunikasi yang santun dan ramah tamah. Selain itu pasien selalu diberi kontrak agar kembali berobat di klinik apabila sakit yang diderita belum sembuh atau obat yang dikonsumsi habis, dan juga apabila akan dirujuk ke rumah sakit. Dan hasilnya sebagian pasien banyak yang kembali berobat diRB.
v     BROSUR
Kami telah membuat brosur yang berisi ajakan pada masyarakat agar berobat di RB KASIH BUNDA, selain itu kita juga memasang papan nama RB  kita di depan klinik dan juga kami mencetak plastik pembungkus obat yang diberi nama RB kami, dan hasilnya banyak yang berkunjung ke RB KASIH BUNDA.
v     FASILITAS
Fasilitas yang akan kami dirikan guna mendukung kemajuan balai pengobatan ini adalah sistem pendaftaran yang diatur menggunakan sistem komputerisasi, sehingga pasien yang sudah terdaftar data kami simpan untuk riwayat kesehatan. Selain itu, kami merencanakan area bermain anak-anak sebagai media penghibur bagi pasien yang berkunjung ke RB KASIH BUNDA.

c)    TARGET ATAU SEGMEN PASAR YANG DITUJU
Target utama yang dituju adalah masyarakat yang berada disekitar lingkungan RB KASIH BUNDA di Nginden, Bratang, dan wilayah Surabaya lainnya.

d)    PROYEKSI KUNJUNGAN PASIEN
Diperkirakan dari bulan pertama sampai bulan ke-12 akan selalu mengalami peningkatan pendapatan, pertama karena nama balai pengobatan yang mulai terkenal, selanjutnya karena kebutuhan masyarakat akan kesehatan yang semakin meningkat, dll.



5

e). STRATEGI PEMASARAN
•    Dengan memasang sepanduk di tempat – tempat umum yang setrategis.
•    Bekerja sama dengan kelompok PKK di setiap desa untuk mempromosikan ke masyarakat
•    Melakukan kunjungan rumah guna melihat perkembangan pasien yang pernah berobat
•    Berperan serta dalam kegiatan POSYANDU
•    Memberikan sofenir buat anak-anak yang sunat
•    Ruangan menggunakan pendingin Ac
•    Area klinik menggunakan fasilitas Hot Spot, agar warga pedesaan pun mampu mengakses internet.
•    Bekerja sama dengan tukang ojek yang mengantarkan pasien dengan memberikan komisi sebesar Rp. 5000 / pasien yang diantarkan.
•    Pendataan pasien menggunakan sistem komputerisasi














6
BAB III
ASPEK FINANSIAL/MODAL


1. Rehabilitasi Gedung                         
           = Rp 300.000.000
2. Perijinan                                                       = Rp   13.000.000
3. Biaya pegawai                                              = Rp     5.000.000
4. Sarana Prasarana (etalase, kursi&meja)    
   = Rp     7.500.000
5. Oxigenasi                                                     = Rp     2.000.000
6. Alat bedah minor 3 set@175.000               
= Rp        525.000
7. Standar infus 1 buah                                    = Rp        150.000
8. Sterilisator 1 buah                                        = Rp     1.000.000
9. Tensi Meter air raksa 2 @ 500.000            
= Rp     1.000.000
10. Tensi meter biasa 1 @ Rp.125.000        
  = Rp        125.000
11. Termometer Air raksa 2 buah @ 8.000   
= Rp           16.000
12. Kartu rawat jalan 1000 lbr                       
= Rp        150.000
13. Tempat sampah 5 buah                            
= Rp        125.000
14. Cauter                                                       = Rp     2.000.000
15. obat-obatan                                               = Rp     5.000.000
16. Alat tulis kantor                             
           = Rp        200.000
17. Kasa gulung                                              = Rp          50.000
18. Lampu philip 4 buah @ 30.000                = Rp        120.000
19. Keset 2 buah @ 15.000                             = Rp          30.000
20. Lap tangan 3 buah @ 10.000                    = Rp          30.000
21. Jam dinding 1 buah                         
          = Rp          50.000
22. Sepuit 3 dus @ 100.000                            = Rp        300.000
23. Alcohol, betdin dll                          
           = Rp        500.000
24. Biaya promosi                                           = Rp     2.000.000
25. Alat tes gol darah,AS urat & kolesterol   = Rp     1.000.000
26. Ac 2 @ 2.000.000                                    = Rp.    4.000.000
27. Seperangkat Komputer                            = Rp.    4.000.000
28. Jaringan internet                                      = Rp.    2.000.000
TOTAL                                                         = Rp.333.071.000


7
*       Alur Pelayanan
1.    Pendaftaran/administrasi
2.    R. Tunggu
3.    Ruang periksa/ tindakan
4.    Penerimaan obat
5.    Konseling
6.    Pembayaran administrasi

*       *      B. Tarif per pasien yang berobat
1. Administasi                    = Rp    5.000
2. Sirkumsisi                      = Rp    300.000
3. Kb       
a. Suntik 1 bulan                =Rp     20.000
b. Suntik 3 bulan                =Rp     30.000
c. Pil                                  =Rp     15.000
4. Konsultasi                     = Rp    15.000
5. Surat keterangan sehat  =Rp    5.000
6. Laborat
a. Gula darah                     =Rp     25.000
b. Asam urat                       =Rp     25.000
c. Gol darah                      =Rp     15.000
d. Kolesterol                     =Rp     25.000
7. Perawatan luka              =Rp     40.000
8. Berobat                         =Rp     30.000
9. Hecting up                   
=Rp     80.000
10. Hecting                        =Rp     100.000







8
Analis Financial

         1. Biaya total
Total modal awal usaha untuk mendirikan Rumah Bersalin KASIH BUNDA kurang lebih adalah Rp 350.571.000
         2. Pegeluaran/bulan

a. Gaji

• dr. penanggung jawab =Rp    300.000
• dr. Pelaksana                         =Rp 1.000.000
• Perawat provesonal                =Rp    900.000
• Perawat vokasional                =Rp    700.000
• Bidan                                     =Rp    900.000
• Cleaning service                     =Rp    300.000

b. Listrik                                   =Rp    200.000
c. Alat habis pakai                    =Rp    800.000
d. Obat-obatan                         =Rp 2.000.000
e. Plastik obat                           =Rp      20.000
f. Alat tulis                                =Rp      20.000
g. Telpon                                  =Rp    100.000
h. Akses internet                       =Rp.   350.000
Total                                        =Rp 7.490.000


3. Income/bulan

Bila program yang di rencanakan dapat terlaksana dengan biak, dengan perkiraan pasien berobat sekitar 20 pasien per hari dengan beraneka ragam pelayanan dengan tarif minimal Rp 15.000/pasien berobat sakit, maka income per bulan dengan rincian sebagai berikut:

a. Tes gula darah 6 org                          = Rp      150.000
b. Tes Asam urat 8 org 
                         = Rp      200.000
c. Cek gol darah 5 org             
              =Rp        75.000
d. Cek kolesterol 7 orang        
               =Rp      175.000
e. Pasien berobat sakit 407 org
              =Rp 15.210.000
f. KB 48 orang                         
              =Rp   1.020.000
g. Sirkumsisi 4             
                          =Rp   1.200.000
h. Pasien dengan tindakan medis 14      = Rp   2.000.000
i. Pasien Partus 1 org               
              =Rp      900.000
Total                                        
              =Rp 20.930.000


9

4. Profiet
ñ = TR – TC
ñ = Profiet
TR = total refenyu
TC = total Cost
Pemasukan per bulan                = Rp  20.930.000
Pengeluaran per bulaan 
           = Rp   7.490 .000
                  
Jadi keuntungan bersih yang diperoleh per bulan dari Rumah Bersalin KASIH BUNDA sekitar Rp. 13.440.000, bila penghasilan yang di peroleh seperti tersebut diatas maka dalam jangka waktu 36 bulan sudah mampu mengembalikan modal awal usaha yang sebesar Rp 350.571.000

















10
BAB IV
PENUTUP




Harapan saya untuk “Mendirikan Rumah Bersalin” ialah supaya kegiatan bisa lebih berkembang dan maju.

Demikian Proposal ini kami buat dan kami buat. Besar harapan kami agar dapat ddirikannya Rumah Bersalin ini. Atas perhatian dan kerjasama serta kesadarannya, kami ucapkan Terima Kasih.




















11

1 komentar:

  1. Terimakasih atas postingannya, ini sangat bermanfaat...

    Jazakumullah khairan katsiran. Wa jazakumullah ahsanal jaza

    BalasHapus